Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates
Breaking News
Home / Dakwah / Adab Persaudaraan karena Allah, Cinta dan Benci karena Allah

Adab Persaudaraan karena Allah, Cinta dan Benci karena Allah

بسم الله الرحمن الرحيم

cinta karena allah
via https://alamrimbaarea.files.wordpress.com

……

من اًحب لله و اًبغض لله و اًطی لله فقد استکمل ال يمان….

“Barangsiapa mencintai karena Alloh, membenci karena Alloh, dan menahan karena Alloh maka sempurna keimanannya.” (H.R. Dawud kitab As Sunnah)

Seorang muslim dengan keimanannya kepada Alloh,  tidak akan mencintai sesuatu kecuali karena Alloh dan tidak akan membenci sesuatu kecuali karena Alloh. Sebab, ia tidak mencintai kecuali apa yg dicintai Allah dan Rosul-Nya dan tidak membenci kecuali apa yg dibenci Alloh dan Rosul-Nya.

Jadi ga ada tuh namanya benci karena keinjek sepatunya, karena diledek atau hanya karena suatu pekerjaan atau hal hal sepele lainnya ..  Hadeeeh

الموًمن الف ماًلوف ولا خير فيمن لا ياًلف ولا يوًلف…..
“Orang mukmin itu teman akrab dan bisa diajak berteman. Tidak ada kebaikan pada orang yang tidak berteman dan tidak bisa diajak berteman..” (H.R. Imam Ahmad, Ath-Thabrani,  Al-Hakim, dan Mustadrak.

Nah kan, yang disebut itu muslim, bukan “tarbiyah”, “hizbut”, “salaf”, “Muhammadiyah”, “Nu”. Sesama muslim itu teman akrab. Buat apa dikotomi pengkotak kotakan jama’ah dalam bergaul. C’mon guys dunia ini ga sebesar daun kelor. Boleh aja sih bergerak dakwah masing2, tapi dalam bergaul…No no no masing masing, kita saudara seaqidah.

سبعة يظلهم الله في ظله يوم لا ظل الا ظله امام عادل وشاًفي عبادة الله لی ورجل قلبه معلق بالمساجد اذا خرج منه حتی يعود اليه ورجلان تحابا في الله فا جتمعا علی ذلك وتفرقا عليه ورجل ذكر الله خاليا ففا ضت عيناه ورجل دعته امراًة ذات حسب و جمال فقال اني اًخاف الله تعالی ورجل تصدق بصدقة فاً خفاها حتی لا تعلم شما له ما تنفق يمينه….
“Ada 7 golongan manusia yang akan mendapat naungan Alloh pada hari yang tiada naungan kecuali naungan-Nya:
1. Pemimpin yang adil;
2. Pemuda yg tumbuh di atas kebiasaan ibadah kepada Robb-Nya;
3. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid ketika keluar darinya hingga kembali lagi;
4. Dua orang yang saling mencintai karena Alloh, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak berpisah kecuali karena Alloh;
5.  Orang yang menyendiri berdzikir karena Alloh lalu air matanya mengalir;
6. Lelaki yg diajak berzina oleh wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik, lalu ia berkata, ‘Sesungguhnya, aku takut kepada Alloh’.
7. Dan orang yang bersedekah dengan sembunyi2 hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yg diinfakkan tangan kanannya.
(H.R. Bukhori dan Muslim dalam kitab Az-Zakat)

اًن رجلا زار اًخا له في الله فاًرصدالله له ملكا فقال: اًين تر يد؟ قال: اًريد اًن اًزور اًخی فلا نا. فقال: لحاجة لك عنده؟ قال: لا. قال: لقرابة بينك و بينه؟ قال: لا. قال: فبنعمة لك عنده؟ قال: لا. قال: فبم؟ قال: اًحبه في الله. قال: فان الله اًرسلني اليك اًخبرك باًنه يحبك اياه وقد اًوجب لك الجنة.
“Ada seorang yang mengunjungi saudaranya karena Alloh. Lalu Alloh mengutus seorang malaikat mengawasinya. Malaikat tersebut bertanya, ‘Hendak kemana engkau?’ Ia menjawab, ‘Aku hendak mengunjungi saudaraku si Fulan.’ Malaikat kembali bertanya, ‘Apakah kau memiliki kebutuhan terhadap dirinya?’, Ia menjawab, ‘Tidak’. Malaikat kembali bertanya, ‘Apakah ada hubungan kekerabatan antara dirimu dan dirinya?’ Ia menjawab, ‘Tidak’. Malaikat kembali bertanya, ‘Apakah karena kenikmatanmu yang ada padanya?’ Ia menjawab ‘Tidak’. Malaikat kembali bertanya, ‘Lantas karena apa?’ Ia menjawab, ‘Aku mencintainya karena Alloh’. Kemudian malaikat itu berkata, ‘Sesungguhnya,  Alloh telah mengutusku kepadamu untuk menyampaikan kepadamu bahwa Dia mencintaimu karena kecintaanmu kepada Saudaramu, dan Dia telah menetapkan surga untukmu.” (H.R. Muslim dalam Kitab Al-Birru was Shilah)

“Sesungguhnya di sekitar Ar-Rasy ada mimbar2 yg terbuat dari cahaya. Di atasnya ada sekelompok orang, pakaian mereka dari cahaya dan wajah mereka bercahaya. Mereka bukanlah para nabi dan bukan pula para syuhada. Para nabi dan syuhada cemburu atas kedudukan mereka disisi Alloh. Para sahabat berkata, ‘Wahai Rosululloh, beritahu sifat mereka.’ Rosul menjawab, ‘Mereka orang orang yang mencintai karena Allah, saling duduk berkumpul karena Alloh, dan saling mengunjungi karena Alloh.”
(Az Zubaid dalam Ittihafus Sadatil Muttaqin, diriwayatkan pula oleh Muslim dg lafadz lebih ringkas.)

Adapun adab-adanya menurut Syaikh Abu Bakar Jabir Al Jazairy (Imam Masjid Nabawi Madinah) dalam Minhajul Muslim, orang yang hendak dijadikan saudara adalah:
1. Orang berakal;
2. Berakhlak baik;
3. Bertaqwa;
4. Komitmen dengan Al-qur’an dan As-sunnah

“Wahai puteraku, jika engkau perlu bersahabat dengan seseorang, mak bersahabatlah dengan orang  yang jika engkau berkhidmat kepadanya, ia menjagamu; jika engkau bergaul dengannya, ia memghiasimu; dan jika engkau kehilangan penghidupanmu, ia mengasihimu.

Bersahabatlah dengan orang yang jika engkau ulurkan tanganmu untuk kebaikan, ia menyambutnya; jika ia melihat kebaikan pada dirimu, ia menghitungnya; dan jika ia melihat kejelekan padamu, ia menutupinya.

Bersahabatlah dengan orang yang jika engkau meminta padanya, ia memberi; jika engkau diam, ia datang padamu; jika engkau ditimpa musibah, ia menolongmu.

Bersahabatlah dengan orang yang jika engkau berkata, ia membenarkan perkataanmu; jika engkau berusaha mencapai sesuatu dengan tipu daya, ia menasihatimu; dan jika engkau berselisih dengannya, ia lebih mengutamakanmu.”
Adapun hak hak persaudaraan karena Alloh meliputi:
1. Saling membantu dan tolong menolong dengn harta;
2. Masing masing jadi penolong bagi temannya;
3. Menahan lisannya kecuali untuk membicarakan kebaikannya
4. Mengungkapkan dengan lisannya sesuatu yang ia sukai;
5. Memaafkan kesalahannya;
6. Memenuhi hak persaudaraan kepadanya.
7. Tidak membebani sesuatu yang menyulitkan nya atau tidak menyenangkannya.
Tidak mengambil sesuatu darinya baik jabatan, harta, atau memaksakan pekerjaan . Sebab persaudaraan adalah karena Alloh maka seyogyanya tidak dialihkan kepada selain-Nya, baik untuk mendapat kan manfaat dunia atau menolak bahaya.
8..Mendo’akan kebaikan untuk saudaranya, anak anaknya, serta siapa saja yang terkait dengannya, baik ketika hidup atau sudah meninggal.

“Apabila seseorang mendo’akan saudaranya tanpa sepengetahuannya, maka malaikat berkata, ‘Dan kamu juga mendapatkan seperti itu.” (H.R. ABU Dawud)

Diringkas dari Minhajul Muslim oleh Syaikh Abu Bakar Jabir Al Jazairy (Imam Masjid Nabawi Madinah)
الحق من ربك فلا تكو نن من الممترين…
Yang benar datangnya dari Alloh…. kalau ada yang salah datangnya dari penulis buku, atau editor buku atau saya yang salah nangkep….

Ririn marinasari, 18 nov 2015

About Admin

Admin komunitas MJRS-SJS. Sebuah komunitas yang berupaya membiasakan diri dengan one day one juz + dzikir + Qiyamullail. Selain itu, ada program-program menarik dalam komunitas ini seperti kulsap (kuliah whatsapp), Bedah Buku, Bedah Film dan Kajian Telegram.

Check Also

via https://waisalkurni.files.wordpress.com

Surat Kecil untuk Aktivis Dakwah (Kampus)

Saya mengawali tulisan ini dengan sebuah kisah singkat. Kisah ini diambil dari pengalam saya sewaktu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *