Home / Dakwah / Al-Quran Dan Akhlak

Al-Quran Dan Akhlak

Al-Qur’an dan Akhlak

Subuh itu luar biasa, istimewa. Ada peralihan, tanaffas= nafas baru artinya subuh adalah awal, satu tahap dari hari itu. Waktu subuh seakan hembusan yang pertama. Awal yang baik, berkah. Yang bisa sholat subuh berjama’ah adalah orang-orang pilihan. Allah tidak memuji rosulullah karena rajinnya beribadah atau tinggi ilmunya. Tetapi Allah memuji Muhammad atas akhlaknya. Bahkan Muhammad mendahulukan bahasan tentang akhlak daripada ajaran Islam yang lain. Yang ditanamkan pertama kali kepada ummatnya adalah akhlak.
Kenapa akhlak sangat penting? karena akhlak adalah gerbang utama untuk mengajarkan ajaran Islam yang lain (aqidah, fikih, dll). Kalau akhlak kuat maka akan mudah untuk menerima ajaran-ajaran yang lain. Akhlak adalah bermakna penciptaan, seakan-akan memang tidak lepas dari makhluk. Resonansi akhlak itu resonansi paling kuat. Jika kita melempar batu maka dia akan terlempar yang paling kuat. Resonansi akhlak menjangkau sampai ke hati-hati. Kharisma ulama’ yang paling besar bukan dari ibadahnya atau aqidah, tetapi pada akhlaknya. Yang jadi kerisauan dan kekhawatiran ulama’ adalah akhlak. Apabila akhlak baik maka tauhid/aqidahnya baik dan begitu pula sebaliknya. Mari kita kembalikan akhlak. Jalannya tidak seperti jalan ketika mengajarkan aqidah. Karena memang berat.

Keistiqomahan salah satu dari akhlak. Ketika turun ayat “Istiqomah lah engkau Muhammad” maka, seketika rambut nabi menjadi putih. Karena memang Istiqomah itu sangat berat. Pastikan anak-anak kita menjadi anak-anak yang tumbuh akhlaknya dg baik. Kalau kita jadi guru maka ada anak-anak yang menjadi tanggung jawab kita. Kalau jadi pemerintah maka masyarakat menjadi tanggungan kita. Sehebat-hebatnya sistem perundang-undangan dan hukum yang kita bangun, kalau akhlak tidak dibenahi maka tidak akan besar negaranya.

Mari bangun sistem akhlak. Membangun 1 peradaban harus ada pilar-pilarnya. Salah satu pilar peradaban akhlak, yaitu Bahasa. Rasanya hampir semua masalah sosial itu sangat erat karena pendidikan akhlak. Memulai penataan ummat dengan penataan yang awal. Akhlak menjadi prioritas untuk membangun peradaban. Mulai dari diri sendiri, keluarga yang menjadi tanggung jawab kita kemudian masyarakat luas. Berikan contoh keteladanan yang konsisten.

Rencana Hidup berdasarkan AlQuran

Difahami dulu nggih sambil dibuka Al-Qurannya. MasyaAllah, tidak ada yang sia-sia Allah ciptakan semua makhluk baik di bumi maupun di langit. Kita hidup sudah diberi berbagai fasilitas. Pernah mencoba menghitungnya?
Bahkan ketika kita hidup pun, Allah kirimkan petunjuk hidup: Al-Quran & As-Sunnah -hadist- sebagai pegangan hidup kita. Agar kita tidak tersesat dalam menjalani kehidupan ini sebagai ladang ibadah kita. Namun rasanya masih ada saja yang tersesat bahkan jauh dari jalan Allah. Hmm.. Siapa yang harus disalahkan ya? Diri kita sebenarnya, karena Allah dengan Rahmat-Nya telah memberikan apa saja yang kita butuhkan, hidup pun tinggal mengikuti alurnya saja dan kita ditugasi untuk mengikuti rulenya. Masalah ia ikut rule atau nggak tergantung pribadinya. Pilih jalan Allah ataukah memilih “keegoisan (hawa nafsu) nya sendiri” Wallahu’alam..

Namun ada kalanya ketika kita hidup masih menemui kebimbangan, kebingungan bahkan meragukan kekuasaan Allah.. -Naudzubillah-
Semoga kita bukan diantaranya. Sesungguhnya ragu, bimbang, was-was semua berasal dari Syetan.

Nah… Sakarang pertanyaannya, bagaimana rencana hidupmu?
Semoga masing-masing bisa menjawab ya..
Ditunggu jawabannya..

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
ERMANIATU NYIHANA Dan ANIK ROCHIMAH

About Admin

Check Also

Nikmat Mana lagi yang Kita Dustakan?

Nikmat Mana lagi yang Kita Dustakan? Di dunia ini, banyak orang yang masih hidup namun ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *