Breaking News
Home / Pengetahuan Umum / Bagaimana Memilih Metode Pembelajaran?

Bagaimana Memilih Metode Pembelajaran?

Kulsap

Bagaimana memilih metode pembelajaran?

Kulsap kali ini lagi mau bahas tentang metode pembelajaran. Kebetulan malam ini lagi belajar itu untuk persiapan tes besok. Doain ya…

Ok, apa sih itu metode pembelajaran? Simpelnya sih ya, metode pembelajaran itu cara menyajikan materi kepada peserta didik (mahasiswa kalau di kampus) untuk mencapai tujuan tertentu. Tentu teman teman pernah merasakan tertarik pada satu matkul or matpel karena cara bawa dosen/gurunya, walaupun mungkin materinya susah or dll… Nah itu berarti dosen/guru tersebut telah memilih metode yg tepat saat itu. Metodenya ada banyak yaa… Ceramah, simulasi, diskusi dll dkk dsb dst contohnya.

Terus bagaimana cara pilihnya? Ada beberapa faktor:

– Tujuan materi kuliah/pelajarannya apa. Apa hanya “mengetahui”, “memahami” or sampai pada “evaluasi”. Nah itu jadi salah satu patokan dalam memilih metodenya.

– Jenis pokok bahasan. Ada kalanya suatu pokok bahasan itu memang hanya bisa disampaikan menggunakan metode ceramah. Atau yang namanya melihat mikroba mungkin cocoknya praktikum dsb dst dkk dll…

– Jumlah peserta. Ini penting juga. Ceramah tentu bisa digunakan jika peserta membludak. Sebaiknya diskusi hanya cocok di kelas dengan peserta terbatas. Begitu pun metode lainnya.

– Pengetahuan awal peserta. Tentu akan mudah melakukan diskusi jika peserta punya info awal yang sama & memadai. Jika belum punya, maka diskusi pun akan terasa hambar dan mungkin saja hanya memperlebar kesenjangan informasi antara peserta. So, teliti ini baik-baik sebelum memilih metode.

– Waktu & fasilitas. Jika punya banyak waktu, anda bisa bereksperimen dengan banyak model. Pernah dengar gallery walk? Peserta dibagi beberapa kelompok untuk diskusi masing masing lalu kelompok lain bisa berkunjung untuk share apa yang tadi di diskusikan. Metode bagus namun butuh waktu yang banyak. Berbeda dengan ceramah yang bisa dengan waktu yang singkat. Dll dkk dsb dst.

– The last, of course back to pengajarnya. Kemampuan pengajar mengelola kelas tentu akan berpengaruh ke metode yang digunakan. Kalau tak mampu mengelola diskusi, maka bisa gunakan metode lain. Dan seterusnya.

Cukup demikian kulsap sederhana ini. Semoga bermanfaat

M.F.I

Di bawah langit Kota Daeng
12.13.18

About Admin

Check Also

Mr. Sjafruddin Prawiranegara dan PDRI

Pada tanggal 19 Desember 1948 telah terjadi kevakuman pemerintah setelah Presiden Soekarno dan Wakilnya Moh ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *