Breaking News
Home / Pengetahuan Umum / BIOREMEDIASI

BIOREMEDIASI

Bioremediasi
Bioremediasi merupakan suatu teknik remediasi lingkungan dengan menggunakan mikroorganisme untuk menghancurkan material buangan
Mikroorganisme yang umumnya digunakan adalah bakteri dan fungi

Mekanisme Remediasi
Zat/bahan yang ingin didegradasi akan berperan menjadi sumber nutrien bagi mikroorganisme. Proses degradasi kontaminan organik dilakukan dengan mengeluarkan enzim khusus yang akan memutus rantai substansi menjadi bagian yang lebih sederhana.Sementara kontaminan anorganik akan diabsorbsi oleh mikroorganisme menggunakan konsep elektron akseptor/donor.

Terdapat 2 cara untuk melakukan bioremediasi:
Bio-augmentation, dimana mikroorganisme non-native ditambahkan ke site untuk membantu tingkat remediasi
Bio-stimulation, dimana lingkungan dimodifikasi untuk menunjang pertumbuhan mikroorganisme native di dalam site

Petroleum
Pseudomonas, Proteus, Bacillus, Penicillum, Cunninghamella

Aromatic Rings
Pseudomonas, Achromobacter, Bacillus, Arthrobacter, Penicillum, Aspergillus, Fusarium, Phaneberkala.

Cadmium
Staphlococcus, Bacillus, Pseudomonas, Citrobacter, Klebsiella, Rhodococcus

Sulfur
Thiobacillus

Chromium
lcaligenes, Pseudomonas Copper Escherichia

Oil Spills
Fungi

Jenis Jenis Bioremediasi
Terdapat 3 macam metode bioremediasi untuk tanah:
Composting
Biopiles
Bioventing

Composting

Composting merupakan metode bioremediasi ex-situ dimana tanah terkontaminasi ditreat dengan kondisi lingkungan yang diatur secara artificial.

Biopiles
Biopile merupakan metode bioremediasi ex-situ dimana tanah diisolasi dan ditreat menggunakan blower untuk meningkatkan aerasi serta sistem irigasi untuk meningkatkan kadar air.

Bioventing
Bioventing merupakan metode bioremediasi in-situ dimana tanah terkontaminasi ditreat dengan menginjeksikan aliran udara ke dalamnya.

Jenis Jenis Bioremediasi
Terdapat 2 macam metode bioremediasi untuk air tanah:

Injection wells
ORC (Oxygen Release Compound)
Kolam aerasi

Bioremediasi air tanah berfokuskan akan penambahan parameter untuk menciptakan kondisi optimal bagi pertumbuhan mikroorganisme.

Injection wells
Injection wells merupakan metode pemberian nutrien untuk mikroorganisme yang dibantu dengan resirkulasi air tanah yang diolah untuk meremediasi air tanah.

Oxygen Release Compound
ORC merupakan metore bioremediasi in-situ dimana diinjeksikan senyawa pelepas oksigen untuk meningkatkan aerasi di air tanah.

Oxygen release compound (magnesium peroxide):
MgO2 + H2O – O2 + Mg(OH)2

Kolam Aerasi
Kolam aerasi merupakan metode remediasi yang mempunyai keuntungan antara lain:
Tidak perlu lahan yang besar
konstruksinya sederhana
biaya operasi berada pada rentang medium.

Kelemahan metode ini adalah distribusi O2 tidak merata, bagian atas kaya O2, bagian dasar tidak ada O2, sehingga perlu dilakukan pengerukan/pengurasan berkala.

Alfiyah Nur Fitriani

About Admin

Check Also

Mr. Sjafruddin Prawiranegara dan PDRI

Pada tanggal 19 Desember 1948 telah terjadi kevakuman pemerintah setelah Presiden Soekarno dan Wakilnya Moh ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *