Home / Pengetahuan Umum / Diabetes Mellitus (DM) tipe 2

Diabetes Mellitus (DM) tipe 2

Assalamu’alaykum Wr. Wb

Image Diabetes Mellitus (DM)  tipe 2
https://www.dictio.id

Hari ini saya mau sedikit sharing mengenai penyakit Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 dan kenapa si penderita tidak boleh stres ya?

Ini ditulis berdasarkan pengalaman monitoring penderita DM 2, yaitu ibu saya sendiri. Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia (meningkatnya kadar glukosa darah) yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya.

Nah, utk DM Tipe 2 ini biasa disebut Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus, atau diabetes yang tidak bergantung pada insulin. Pankreas (sebagai organ yg memproduksi insulin) tetap memproduksi insulin, namun tidak mencukupi untuk kebutuhan si tubuh penderita. Padahal fungsi hormon insulin adalah untuk menguraikan gula yang berlebihan di dalam tubuh, sehingga bisa disimpan dalam bentuk glikogen di dalam otot.

Lalu kenapa penderita DM tipe 2 tidak boleh stres?

Saat kita stres, tubuh akan bereaksi dan meresponnya sebagai upaya perlindungan. Sistem saraf pusat (SSP) lah yang bertanggung jawab dalam merespon stres, sehingga SSP akan memerintahkan kelenjar adrenal untuk melepaskan hormon adrenalin.

Hormon adrenalin adalah hormon yang memicu reaksi terhadap tekanan dan kecepatan gerak tubuh. Salah satu fungsinya adalah membentuk gula dalam tubuh, dengan cara mengubah glikogen menjadi glukosa. Jadi, organ hati akan menghasilkan lebih banyak gula dibanding biasanya, sehingga tubuh memerlukan hormon insulin untuk menguraikan gula tersebut.

Apabila hormon insulin yang diproduksi tidak mencukupi untuk mengubah gula tersebut, maka gula yang ada di dalam hati akan meningkat dan masuk ke dalam peredaran darah dalam jumlah yang banyak. Itulah mengapa si penderita DM tipe 2 harus selalu dikondisikan dalam keadaan “happy”, selain menjaga pola makan dan olahraga.

Semoga bermanfaat untuk teman-teman yang punya keluarga, sahabat, atau tetangga yang menderita penyakit DM. Mohon maaf jika ada kesalahan penyampaian.

Pontianak, 30 Sept 2018

Salam hangat, Catur Wulandari

About Admin

Check Also

images Peran Orang Tua dan Guru dalam Mengembangkan IQ dan EQ

Peran Orang Tua dan Guru dalam Mengembangkan IQ dan EQ

Peran Orang Tua dan Guru dalam Mengembangkan IQ dan EQ Tidak dapat dipungkiri bahwa orang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *