Home / Pengetahuan Umum / FILARIASIS

FILARIASIS

FILARIASIS

Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh… Izin bayar kulsap yg debt bulan lalu yaa

Image FILARIASIS
https://www.halodoc.com

*KAKI GAJAH*

Bulan Oktober adalah bulan kampanye eliminasi kaki gajah atau filariasis. Hal ini karena Indonesia yang merupakan negara tropis, masih dirasa sangat rentan terhadap penyakit tersebut termasuk daerah saya sendiri yang sampai sekarang masih ada kasus filariasis. Perlu kita ketahui kaki gajah (Filariasis Limpatik/Elephantiasis) adalah golongan penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria dan ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk.

Menurut WHO, ada tiga jenis cacing filaria yang menyebabkan kaki gajah, yaitu:

  1. Wuchereria bancrofti, yang bertanggung jawab atas 90% kasus.
  2. Brugia malayi, yang menyebabkan kasus sebagian dari sisanya.
  3. Brugia timori, yang menyebabkan kasus sebagian kecil.

Nyamuk terinfeksi mikrofilaria ketika ia menelan darah manusia yang telah terinfeksi. Mikrofilaria dewasa berubah menjadi larva infektif dalam nyamuk. Ketika nyamuk yang terinfeksi menggigit orang, larva masuk ke dalam tubuh manusia dan bermigrasi ke pembuluh limfatik dan kemudian menjadi cacing dewasa.

Filariasis dapat ditularkan oleh berbagai nyamuk:

  1. Nyamuk Culex (yang banyak beredar di seluruh daerah perkotaan dan semi perkotaan),
  2. Nyamuk Anopheles (yang beredar di daerah pedesaan), dan
  3. Nyamuk Aedes (yang banyak terdapat di pulau-pulau endemik di Pasifik).

Gejala filariasis ada 2 jenis yaitu akut dan kronis.

  1. Pada gejala akut, demam berulang-ulang selama 3-5 hari (demam hilang ketika beristirahat dan muncul lagi setelah beraktivitas berat). Bengkaknya kelenjar getah bening (tanpa ada luka) di daerah lipatan paha atau ketiak yang tampak kemerahan, panas, dan sakit. Radang saluran kelenjar getah bening yang terasa panas dan sakit, yang menjalar dari pangkal kaki atau pangkal lengan ke arah ujung. Pembesaran tungkai, lengan, buah dada, atau buah zakar, yang terlihat agak kemerahan dan terasa panas.
  1. Penyakit ini bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan, dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan, dan alat kelamin, baik pada perempuan maupun laki-laki. Penyakit kaki gajah bukanlah penyakit yang mematikan, namun ia dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan juga memalukan.

Pencegahan

Melakukan pendidikan dan pengenalan penyakit kaki gajah pada penderita dan warga di sekitarnya. Melakukan pemberantasan nyamuk di wilayah masing-masing untuk memutuskan mata rantai dan penularan penyakit ini. Melakukan gerakan 3M (menguras, menutup, mengubur) dan menjaga kebersihan lingkungan merupakan hal terpenting untuk mencegah terjadinya perkembangan nyamuk di wilayah tersebut. Berusahalah untuk menghindari diri dari gigitan nyamuk penular.

Untuk penanganannya

  1. Menganjurkan penderita untuk segera berobat ke fasilitas kesehatan.
  2. Melaporkan penemuan kasus kepada Puskesmas setempat dan aparat desa.
  3. Pengobatan massal dapat dilakukan di daerah yang terkena wabah dengan menggunakan obat Diethyl Carbamazine Citrate (DEC), yang dikombinasikan dengan Albenzol setahun sekali selama 5-10 tahun.

Pengobatan massal dapat dihentikan jika tingkat mikrofilaria (MF rate) berada pada <1%.

Sekian kulsap debt yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya saya mohon maaf.

Supratika, 28 Oktober 2018

Wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

About Admin

Check Also

images Peran Orang Tua dan Guru dalam Mengembangkan IQ dan EQ

Peran Orang Tua dan Guru dalam Mengembangkan IQ dan EQ

Peran Orang Tua dan Guru dalam Mengembangkan IQ dan EQ Tidak dapat dipungkiri bahwa orang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *