Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates
Breaking News
Home / Diskusi Pakar / Marmut Merah Jambu #1

Marmut Merah Jambu #1

jodohJodoh itu seperti marmut merah jambu yang berlari di sebuah roda, seolah berjalan jauh tapi gak kemana-kemana dan gak tahu kapan berhenti.

ES:
Menikah itu termasuk rezeki ..gak bisa dipaksa juga. Ada yang cepet, ada juga yang nggak. Klo cepet Alhamdulillah, klo memang belum rezekinya ya biar bagaimanapun tetap saja tidak jadi.

Berkali kali saya lihat..secara kasat mata..si A dan B cocok.. entah kenapa saat bertemu, ada sesuatu yang membuat akhirnya tidak jadi.

Bukan sekali dua kali juga.. si X dan Y yang nampaknya gak cocok secara kasat mata.. lha kok malah lancar.

So soal nikah itu adalah hal ghaib, berencana boleh yang serba ideal, tapi semuanya sudah diatur oleh Allah SWT. Tidak bisa dipaksakan.

MMJ Part 1
Ada X dan Y, mereka gak saling kenal. Satu saat Y ada kesulitan uang karena beasiswanya terhambat. Datanglah ia ke seseorang, apakah bisa mencarikan orang yang mau meminjankan uangnya. Nanti akan dikembakikan secara bertahap. Akhirnya oleh seseorang itu dicarikan. Dapatlah pinjaman dari X, dengan perjanjian akan dikembalikan sedikit demi sedikit.

Alhamdulillah, sebelum masa risetnya selesai hutang itu bisa diselesaikan. Dalam persiapan pulang, si Y ditanya apakah mau pulang saja or mau menikah juga di sini (Jepang)? Ada yang nawarin kenapa nggak? Gitu kali ya… hehehe

Then diproseslah untuk taaruf. Saat proses itu, si Y seperti inget dengan nama yang disodorkan itu. Kok rasanya pernah dengar nama ini. Setelah diingat-ingat, ternyata calonnya itu adalah X. Dan akhirnya menikahlah mereka..
Memang selama proses pinjam meminjam uang itu, mereka tidak pernah berjumpa, tidak pernah berhubungan langsung dll. Dan proses pengembaliannya juga cukup lama, karena sempat terhambat juga sehubungan dengan keterbatasan keuangan pada saat itu.

Kesimpulannya, pinjam uang untuk dapat jodoh. Setelah menikah, Suaminya balik ke Jepun dulu. Saat jemput istrinya di Narita, dia harus bawa foto untuk mencari yang mana istrinya

Marmut merah jambu case closed…..

Kok bisa sensei, emang g kenal istrinya? Setelah menikah, pak Iko balik ke Jepun dulu. Saat jemput istrinya di Narita, dia harus bawa foto untuk mencari yang mana istrinya. Ya, khan emang gak pernah ketemu. Jaman dulu gak ada sms, gak ada FB, gak ada Twitt dan kenal juga sebentar.

Proses pernikahan dulu serba kilat, saya hanya 4 hari. Ada yang sepekan, ada yang gak pernah lihat foto dan data. Gimana mau inget.. Jaman sekarang buanyak banget permintaannya.. Nggak cuma yang ikhwan..yang akhwat juga sama, xixixi. Jaman sekarang jodoh itu seperti perusahaan mencari karyawan. Sama-sama perlu, tapi sama-sama ngasih syarat yang berat.

Ada ikhwan yang ngasih syarat harus tahan banting, pekerja keras, emang mau disuruh ngapain? Dulu ada juga sih yang seperti itu, ngasih syaratnya bikin saya eror. Do you know syaratnya?
1. Syarat dari ortu: harus dokter, dari padang atau aceh, dari keluarga kaya
2. Dari dia sendiri (harus putih, cantik)

Tiap tahun pulang hanya untuk ke aceh dan padang. Ketemu saya bilangnya, ente harus tanggung jawab. Mutaribi nte belum dapet jodoh nih.. Gw jawab aja, sebodo amat..

Akhirnya dia menikah juga setelah menunggu sekitr 15 tahun. Acaranya di JCC. Undangannya sekitar 2000 orang. Anak pejabat tuh..Karena memang dari super hehehe..Dan saya gak sempet hadir di acara itu..

CM:
Banyak syarat menjauhkan jodoh. Syarat mah gak usah banyak-banyak, Cukup 1 aja, sekufu. Saat dia nikah dibecandain di sesama temen “tuh..makanya jadi orang sabar. Kalau dulu sabar dan gak buru-buru dapetnya kayak gitu”. Dapetnya dokter, dari kekeluargaan aceh yang kaya, cantik, usianya 23 tahun. Jadi ada beda usia sekitr 14 or 15 th. Sekarang sudah punya anak dua, hehehe.  Btw, permintaan yang paling berat yang pernah ada adalah “pekerja keras dan tahan terhadap tekanan”  ini kayak mau nyari karyawan bener wkwkwk
Sama-sama sabar…
But, jodoh itu sudah ada yang ngatur kok. Ada yang sudah taaruf berkali-kali pun belum jadi-jadi. Bahkan gak jadi saat di pertemuan pertama.

Taaruf paling keren yang pernah saya lakukan selama di ina adalah: saat keduanya ketemu pertama kali (setelah lihat data) adalah what’s next?. Di pertemuan pertama bukannya kenal masing-masing dirinya tapi ngenalin keluarganya. Dua-duanya bilang, saya sudah istikharoh, aya akan maju terus.

Hanya ada masalah keluarga seperti ini bla bla bla.. Bagaimana solusinya, then akhirnya kami berempat cari solusi dan strategi. 4 bulan kemudian mereka menikah. Ini paling keren dan paling bikin saya dag dig dug habis saat jadi saksi pernikahan mereka. Keluarganya sama-sama belum tarbiyah.

Mereka bilang juga.. “saat saya baca data dan saya istikharoh saya sudah mantap. Niat saya mau menikah, di pertemuan ini gak ingin hal-hal kekurangan kita masing-masing jadi penghalang buat rencana pernikahan ini”
Iya, itu mereka sudah bener-bener siap menikah. Keduanya, jadi gak macem-macem saat taaruf. Kalau kisah yang akhirnya 15 tahun baru nikah itu karena menyangkut janji sang anak juga yang akan nurutin keinginan orang tua saat mikih calon. Ortunya adalah dokter spesialis bedah syaraf (pembuluh darah) nomor 1 di Ina. Saat dia mau kuliah, dia dipaksa ambil kedokteran, tapi gak mau karena lebih suka komputer. Akhirnya diperbolehkan tapi dengan catatan istrinya harus dokter dan bla bla gitu. Dia sekarang jadi ahli security system, sering dipakai oleh KPK, BIN dan kemenhamkam untuk developer siatem securitinya.

About Admin

Admin komunitas MJRS-SJS. Sebuah komunitas yang berupaya membiasakan diri dengan one day one juz + dzikir + Qiyamullail. Selain itu, ada program-program menarik dalam komunitas ini seperti kulsap (kuliah whatsapp), Bedah Buku, Bedah Film dan Kajian Telegram.

Check Also

via https://pixabay.com

Kriptografi

BINCANG-BINCANG MALAM Tema : Kriptografi Narasumber : Akhmad Arfaq Rosyada Moderator : Arni Oktaviani @19 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *