Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates
Breaking News
Home / Dakwah / Minimalist Lifestyle

Minimalist Lifestyle

Asaalamu’alaikum wr.wb.

Temen-temen mungkin pernah dengar, atau mungkin sudah mempraktekkan juga yang namanya minimalist lifetyle?

Sebetulnya apa yang disebut dengan minimalist lifestyle atau gaya hidup minimalis? Gaya hidup minimalis merupakan gaya menjalankan hidup dengan cara yang sederhana dengan sarana maupun prasarana yang minimal (sesedikit mungkin) namun tanpa mengurangi kualitas.

Menurut KBBI:mi.ni.ma.lisaberkenaan dengan penggunaan unsur-unsur yang sederhana dan terbatas untuk mendapatkan efek atau kesan yang terbaik.

Konsep utama dari gaya hidup minimalis adalah dengan menghilangkan pilihan-pilihan atau distraksi yang kurang penting, sehingga waktu dan hidup jadi lebih fokus & bisa lebih produktif. Sebagai contoh, kita mungkin pernah menghabiskan waktu hanya untuk memilih baju mana yang akan kita pakai hari ini. Mulai dari baju, lalu celana, dan sepatu atau kaus kakinya. Awalnya memilih yang A, lalu tidak matching dengan celana dll. Akhirnya Tanpa kita sadarikita sudah menghabiskan waktu 10 menit untuk memilih baju, yang padahal klo dipakai utk hal lain bisa lebih bermanfaat.

Gaya hidup minimalis itu dimaksudkan untuk mengeliminasi pilihan-pilihan itu, sehinggatidak perlu waktu lama untuk menentukan sebuah pilihan.

Berikut ini ada beberapa tips hidup minimalis yang bisa kita lakukan, khususnya dgn hal2 yg dekat dengan kita sehari-hari.

1. Less apps & less notification

Hidup minimalis bisa dimulai dari hape, karena anak millenials konon deket banget sama benda ini. Mulai bangun dibangunin sama alarm hape, sampai tidur lagi, yang kemungkinan besar ini bisa menjadi distraksi terbesar dalam hidup. Coba kita cek home screen dan list aplikasi di hape masing-masing. Perhatikan satu persatu iconnya, kemudian diingat2 kapan terakhir pakai aplikasi itu.

Perkembangan gadget yg makin powerful & affordable dari harga, membuat kita cenderung gampang meng-instalaplikasi, apalagi tinggal download aja via playstore. Ndhilalahnya, aplikasi2 tersebut sering nampilin notifikasi (push notification) yang bikin kita sedikit2 ngecek hp (apalagi aplikasi olshop, sering banget notif promo wkwk) dan notif itu sering bikin kita terdistraksi. Untuk itu, kita perlu mengecek dan mengutak-atik aplikasinya lalu matikan. Selain itu, untuk aplikasi yang tidak dipakai sebaiknya di-uninstal. Dengan begitu aplikasi di hape kita hanya yang penting-penting saja.

2. Less meanless scrolling

Ini masih ada kaitannya sama hape. Ini behaviour yang kadang kita lakukan juga. Contohnyaketika kita membuka instagram, tanpa kita sadari kita membuka terus tanpa ada tujuan dari scrolling itu. Membuka explorer sampai capek, membuka instastory dan lain-lain sampai kita tidak sadar telah banyak menghabiskan waktu untuk melakukan hal yang tidak ada habisnya itu. Tak jarang ketika kita ditanya apa yang sudah dilihat, kita tidak ingat apa yang sudah kita lihat.Bisa jadi ini salah satu sebab kadar happiness kita menurun, karena kitatidak tahutujuan apa dari yang kita lakukan.

Bagaimana cara menanggulangi meanless scrolling ini? Manfaatkanlah tombol mute/unfollow/block. Jadikan timeline kita dengan sesuatu yang bermanfaat. untuk pribadi kita. Jika ada akun yang isinya bikin bete atau sampai nyinyir, lebih baik unfollow saja.Jika perlu lebih selektif terhadap pertemanan. Jika memang tidak terlalu kenal, mungkin lebih baik di-unfollow, sehingga kita bisa berekspektasi terhadap isi timeline kita, bukan random dari orang lain.

3. Less unimportant network

Ini agak berkebalikan sama nasihat perbanyak jaringan ya, tapi maksudnya disini dengan mengurangi circle2 yang kita tidak terlalu berperan penting/bermanfaat disana, seperti disebutkan pula dalam salah satu hadits Nabi Muhammad SAW, bahwa jika ingin melihat pribadi seseorang, lihatlah circle-circle terdekatnya.

Coba kita cek ada berapa grup yang sudah kita masuki, dan bisa dicek grup apakah itu, karena percakapan dalam grup kadangmenghabiskan waktu apalagijika isinya orang-orang yang tidak terlalu kita kenal.

4. Less eat

Godaan makan di Indonesia yg penuh dengan jajanan itu sangat besar. Poin ini insyaAllah pada tahu . Andaikan kita berlebihan makan, akan akan punya efek yang kurang baik, terutama secara estetika dan kesehatan.

5. Less chlotes

Referensi tentang hal ini bisa didapatkan dalam bukunya Marie Kondo “The life changing magic of Tidying up”, dimana dijelasin bagaimana Marie Kondo mengembangkan metode beberes Konmari. Mudahnya adalah dengan memandangi baju kita satu persatu, lalu direnungkan. Jika tidak ada nilai lagi untuk kita, kita bisa sumbangkan atau dibuang.

6. Less buying

Prinsipnya adalah Only buy what you need, not what you want. Salah satu cara menanganinya adalah dengan financial planning.Setelah dapet gaji, buatlah prioritas untuk pos-pos yang perlu dilakukan, mulai dari ZIS, tabungan, kewajiban-kewajiban yang harus dibayar dan jangan lupa masukkan juga pos utk menyenangkan diri sendiri. Misal jatah senang2 ini 1 jt. Jikapekan pertama jatah ini sudah habis untuk makan-makan atau belanja, maka kita harus bersabar sampai ada pemasukan lagi. Jangan sampai jiwa konsumtif ini merusak pos-pos lain yang sudah dianggarkan.

Demikian kulsap dari saya. Let’s share kalau ada yang punya tips-tips minimalis yang lain.

Bekasi, 22 Sept 2018

Auliya Nusyura Al Islami
Bekasi, 22 Sept 2018

About Admin

Check Also

via https://waisalkurni.files.wordpress.com

Surat Kecil untuk Aktivis Dakwah (Kampus)

Saya mengawali tulisan ini dengan sebuah kisah singkat. Kisah ini diambil dari pengalam saya sewaktu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *