Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates
Breaking News
Home / Pengetahuan Umum / Persiapan Kesehatan Menjelang Haji/Umrah

Persiapan Kesehatan Menjelang Haji/Umrah

BINCANG-BINCANG MALAM
Tema : Persiapan Kesehatan Menjelang Haji/Umrah
Narasumber : dr. DFR
Moderator : Jams
10 September 2016, Pukul : 20.00 WIB
Moderator : Jams

Jams:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
اعوذبالله من الشيطان الرجيم
بسم الله الرحمن الرحيم
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْه
ِ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَهَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
Puji syukur kehadirat Allah Subhanahawla Taala atas segala nikmat dan karunia-Nya sehingga kita bisa mengadakan BBM kali ini. Shalawat dan salam kita haturkan pada baginda Rasulullah yang berahklak mulia, uswatun hasanah. Semoga terus memotivasi kita menjadi pribadi yang lebih baik. Aamiin Allahumma Aamiin. Thoyyib, langsung saja kita sambut pembicara kita yg super, dr. DF. Kepada ibu dokter dipersilakan

DF:
Assalamualaikum wr wb. Alhamdulillah, entah mengapa Mbak Maci menodong saya lagi, hehehe. Perkenalkan lagi, saya DFR. Biasanya dipanggil Faiza di sini. Pendidikan sekarang S1 Kedokteran Univ. Jember angkatan 2013. Jadi, masih on going skripsi. In shaa Allah hari ini sesuai dengan request Mbak Maci, bakal saya sampaikan terkait persiapan kesehatan menjelang haji/ umrah. Semoga bisa menyampaikan walaupun saya rasa ada yang lebih pro/ senior untuk menyampaikan hal ini (Mas Andika yang baru masuk). Mendapat kesempatan untuk beribadah haji merupakan suatu hal yang patut kita syukuri karena tidak semua orang punya kesempatan yang sama. Tentu rangkaian ibadah haji selain membutuhkan kesiapan mental dan spiritual yang matang juga butuh kesiapan fisik agar bisa melaksanakannya dengan lancar. Karenanya Allah pun menyukai muslim yang sehat. Dibalik jasad yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula.
Thawaf, sa’i, lempar jumrah, belum lagi berdesakan, tentu membutuhkan kondisi fisik yang prima. Belum lagi kondisi cuaca yang ekstrem dan berbeda jauh dengan Indonesia, tentu semakin memperberat kita ketika menjalankan ibadah. Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mempersiapkan fisik menjelang haji dan umrah :
1. Berolahraga secara rutin
Mungkin ini sedikit mirip dengan apa yang saya sampaikan pekan lalu terkait dengan perut buncit. Olahraga di sini bukanlah olahraga yang berat. Cukup berjalan atau jogging selama 20-30 menit setiap hari akan membantu kita menjaga kebugaran. Tentu, olahraga perlu dipersiapkan sejak jauh – jauh hari karena efeknya lebih terasa. Olahraga yang dipilih pun lebih baik dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter agar sesuai dengan kemampuan masing – masing. Manfaat lain dari olahraga selain menjaga kebugaran adalah mengontrol tekanan darah, gula darah, juga kolesterol. Diharapkan dengan beberapa hal tersebut bisa terkontrol dengan baik, maka calon jamaah haji/umrah bisa beribadah dengan lancar.

2. Mengatur Pola Makan
Makanan akan selalu berpengaruh dengan kesehatan kita. Mengonsumsi zat gizi yang tepat jumlah (tidak berlebih atau kurang) akan membantu kita pula untuk menjaga kebugaran. Yang punya gastritis/maag, gula darah tinggi/ diabetes dan lain-lain, hendaknya menjaga diri, menghindari dari makanan yang dapat memperburuk kondisi. Sama seperti olahraga, sebaiknya pola makan ini diatur sejak jauh – jauh hari. Yang tidak memiliki pantangan atau penyakit bukan berarti makan sembarangan, kan?

3. Memeriksakan Diri
Tentu ada pemeriksaan yang akan dilakukan oleh petugas kesehatan kepada jamaah haji. Ketika pemeriksaan dilakukan, sebaiknya ceritakan semua keluhan kesehatan yang pernah dialami agar nantinya riwayat penyakit calon jamaah bisa menjadi acuan kalau – kalau nanti pada tumbang di sana. Vaksin meningitis tentu juga dilakukan bagi calon jamaah haji. Jangan lupa juga, mempersiapkan diri dengan obat – obatan pribadi sesuai dengan riwayat penyakit. Misal, diabetes, jangan lupa glibenklamid dkk-nya dibawa. Atau asma, jangan lupa bawa obatnya.

4. Melatih Kesabaran
Eits, yang ini jangan dilupakan. Dengan melatih kesabaran maka stress juga berkurang. Berdesakan, antri, tentu butuh kesabaran tingkat tinggi untuk mengontrol amanah dan stress kita. Lalu, apa saja yang kita lakukan untuk menjaga kesehatan selama ibadah haji?

1. Jaga cairan
Iklim/ cuaca yang ekstrim yang cenderung panas tentu membuat kita gampang dehidrasi atau heat stroke / kondisi tidak sadar diri akibat cuaca panas.
2. Jaga Makan
Kalau ada pantangan, sebaiknya dihindari. Tetapi jangan sampai lupa makan. Juga, pengalaman dari salah satu jamaah haji yang bareng sama ummi-abi, ada yang sedikit tak sreg sama makanan yang disajikan, nyeplos/ nggerutu, eh ternyata langsung jatuh sakit. Nah, di sini kita pun harus berhati – hati ketika berbicara di tanah suci.
3. Periksa diri
Kalau mulai terasa tak fit, segera periksa diri ke petugas medis yang ada di lapangan.
4. Jangan lupa berdoa
Banyak dzikir, baca al quran tentu menjadi obat paling mujarab bagi diri kita.

Jams:
Cukup dok? Langsung masuk sesi tanya jawab saja, ya. Monggo yang ingin bertanya. Mumpung konsultasi gratis

Maryam:
Di Arab Saudi sepaham saya sudah pernah ada musim dingin.
Nah, misal di antara kita ada yg mau ibadah ke sana dan masuk musim tersebut, ada persiapan lainkah?

DF:
Pada dasarnya apa yang saya sebutkan tadi relevan dilakukan untuk semua kondisi sih mbak hehehe. Olahraga, pola makan basic thing saja buat kita semua, biar adaptasi tubuh juga cepat menghadapi kondisi ekstrem. Nah, kalau dingin – dingin begitu jaga kelembapan tubuh juga penting . Kayak ortu saya yang tipe kulit kering, sampe berdarah mukosa bibirnya beliau saking dingin terus pecah – pecah. Konsumsi madu sangat membantu.

Faw:
Terkait vaksin-vaksin yang disuntikkan ke calon jamaah haji:
1. Itu vaksin apa aja?
2. Itu diberikan ke jamaah haji asal indonesia karena beda jenis kesehatan atau beda apa dengan yang di lokasi sana?

DF:
1. Wajibnya vaksin meningitis. Yang influenza itu pilihan
2. Karena dari pemerintah Saudi yang minta, hehehe. Di sana paling rentan meningitis.

Jams:
Kolesterol itu bisa berubah-berubah dengan cepat, ya. Kalau kita mengubah pola makan dan olahraga juga? Nah, bagaimana agar bisa stabil? Bisakah?

Faw:
Meningitisnya berarti karena beda fisiologis, ya? *istilahnya bener, tak?

DF:
Olahraga dan pola makan akan menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Jadi, kalau berlebih turun ke kadar normal dan stabil.

Faw:
Kolesterol dan lemak itu sama saja, kan, ya?

Jams:
Tetapi memang bisa berubah-berubah dengan cepat, kan, dok? Dalam hitungan jam bisakah? *tanpa obat

DF:
Bukan beda fisiologis, beda geografis mungkin yang lebih tepat. Tergantung dengan tempat bukan fisiologi manusianya. Tidak bisa kalau kolesterol berubah dalam hitungan jam, mas.
Beda mas hehehe. Lemak itu zat utama, kolesterol asalnya dr lemak semacam turunan.

Jams:
Kalau ada calon haji yang punya penyakit, masih boleh berangkat, tak, dok? Penyakit yang agak parah. Bukan hanya batuk-batuk saja. Kalau boleh, adakah pengawasan khusus dari pemerintah?

Faiza:
Tergantung keputusan dokter nanti waktu cek kesehatan. Biasanya kalau cuma akut tidak apa-apa. Kalau kronik kayak diabetes masih tak mengapa setahu saya. Pasti ada via nakes yang juga jadi petugas disana, biasanya ada rekruitmen juga. Dilihat dari rpd/riwayat penyakit terdahulu, jangan disembunyikan saja. Ada kejadian di dekat rumah saya, dia hamil tua sewaktu dapet kabar berangkat haji. Karena saking pinginnya, yang disuruh tes kesehatan saudara kembarnya.Saat berangkat baru ketahuan, akhirnya batal.

Jams:
Berarti kasihan yang punya penyakit kronis, ya. Tak punya kesempatan buat naik haji. Ada lagi yang mau bertanya?

DF:
Hehe tergantung keputusan nanti. Selagi sehat, menabunglah buat haji. Ada banyak tabungan haji yang bisa jadi pilihan*eh promosi

Saadah‬:
Adakah suplemen yang dianjurkan untuk menjaga stamina? Apa saja yang direkomendasikan?

Maryam:
Mungkin selama di sana puas-puasin minum air zamzam, ya?

DF:
Ah iyaa, sampe kelupaan. Air zamzam jangan lupa. Iya, mulai dari 10 ribu per hari dan tak bisa diambil kecuali untuk umrah dan haji. Madu, mbak. Rekomendasi sekali kata ortu, habbatusauda.

Saadah:
Adakah pengganti habbats? Pelengkap, kan ya? Madu saja juga tak apa kayaknya
Terpiki kurma. Cara membedakan kurma yang masih asli dengan manisan bagaimana? Manisnya bedakah? Brp lama biasanya buah kurma yg blm jd manisan bs bertahan?

DF:
Waaah kurma, biasanya tidak terlalu manis kalau kurma asli. Tapi, saya kurang tahu juga, mbak. Coba saya tanyakan ke teman – teman faperta dulu, ya.

Jams:
Oke, kita tutup saja, ya. Jazakumullah khair untuk dokter Faiza dan semua temen yang menyimak. Kita tutup BBM malam ini dengan hamdallah, Alhamdulillah. Do’a kafaratul majelis, Subhanakallahumma wabihamdika, asyahadu anlaillaahailla anta astaghfiruka wa atuubu ilaik. Mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah Subhanallahu Taala. Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh..

About Admin

Admin komunitas MJRS-SJS. Sebuah komunitas yang berupaya membiasakan diri dengan one day one juz + dzikir + Qiyamullail. Selain itu, ada program-program menarik dalam komunitas ini seperti kulsap (kuliah whatsapp), Bedah Buku, Bedah Film dan Kajian Telegram.

Check Also

https://www.dompetdhuafa.org

Rohingya

with Theme : Rohingya Facilitator : ARH (Social Development Manager of Dompet Dhuafa) Moderator : ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *