Home / Hikmah Kehidupan / Problematika sekolah dan pendidikan Zaman NOW

Problematika sekolah dan pendidikan Zaman NOW

Problematika sekolah dan pendidikan Zaman NOW

Long Life Education adalah kata-kata yang masih teringat saat masih duduk di bangku SMP. Beberapa orang menjadikan rangkaian kata tersebut menjadi prinsipnya dalam belajar dan mengajarkan ilmu di manapun mereka berada. Fokus terhadap what does it call ‘problematic’? Pandangan ini mungkin akan berbeda jauh dengan konsep setiap orang yang sangat expert di dunia pendidikan. Lebih dari itu, it is just a vision of education comes up on my mind. Dimulai dari konsep sekolah yang merupakan tempat mendidik murid dari tidak tahu menjadi tahu. Tidak mengerti menjadi mengerti. Bahkan beberapa sistem pendidikan yang akhir-akhir ini semakin inovatif, I thought. Dimulai dari pendidikan karakter, green education, tematik, hingga sistem kurikulum yang mulai diperbaharui hingga kini K13. All is about to reach a better education. Gak ada salahnya. So, apa yang menjadi problematika?

Tantangan zaman

Kurang peduli
Semangat /Ghiroh dalam menuntut ilmu
Tantangan zaman NOW., semua sudah paham. Kita fokus ke “game” saja yang sangat dekat dan fakta di lingkungan kita. Positif dan negatif pasti ada. Mulai dari game PES yang banyak serinya, Clash of Clans (COC) yang ramai pada zamannya.. and Now PUBG.. anak- anak di sekolah hampir sibuk dengan ini. Tidak semua tapi hampir rata-rata terjaring dengan game ini. Hal ini membuat tugas atau projek sekolah terbengkalai dan diskusi asyik tentang game saat jam istirahat.

Kurang peduli, apakah mungkin pengaruhnya dari game tersebut? Ya, mungkin ada beberapa persen jika dilihat dari sudut pandang karakter anak. Sikap inipun bisa terjangkit oleh guru. This is a big problem, saat guru terjangkit penyakit ini hancurlah masa depan anak bangsa yang perlu sekali perhatian dari seorang guru. Capek mungkin salah satunya namun niat yang ikhlas perlu digalakkan lagi dan selebihnya pemerintah yang perlu juga memberikan support untuk guru-guru dengan tuntutan yang berat dari siswa, orang tua, ataupun masyarakat sekitar.
Semangat dan Ghiroh menuntut ilmu yang perlu terus dipacu dari berbagai pihak. Selain dimulai dari individu nya sendiri, peran pemerintah daerah ataupun pusat sangat dibutuhkan. Sudah baik sih, namun terkadang masih kurang merata karena akses dan informasi yang kurang straight to the point. Pelatihan sudah sering ada tapi masih perlu dikembangkan lagi seperti komputer atau IT.

Semoga problematika yang ada bisa diatasi dengan baik dan bijak oleh siapapun nanti pengemban kebijakan. Aamiin

Beni Kisnadi

About Admin

Check Also

Sanksi & isolasi terhadap anak & manfaatnya terhadap pendidikan

Sanksi & isolasi terhadap anak & manfaatnya terhadap pendidikan Bismillah.. Kulsap kali ini tentang “Sanksi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *