Home / Dakwah / Santrendelik

Santrendelik

Santrendelik

21-10-03-AATXAJyZiQ24VqZryCxXp82y2fX-MdRtpy0jNbFQEg=s900-c-k-c0xffffffff-no-rj-mo.cf

Santrendelik terdiri dari 2 kata yaitu kata santren dan ndelik. Kalau diartikan tiap katanya, santren berasal dari kata pesantren dan ndeli diambil dari bahasa Jawa yang artinya sembunyi alias ngumpet. Jadi kira-kira kalau digabungin kedua kata tersebut mengandung arti pesantren yang “tersembunyi”.

Nama lengkap pesantren ini adalah santrendelik kampung tobat karena lokasinya yang terletak di tengah hutan jati, dekat perkampungan dan dihubungkan dengan nama salah satu kegiatan awal mula yang menjadi asal muasal berdirinya santrendelik yaitu “nongkrong tobat”, nongkrong nya anak-anak muda zaman now yang ingin bertaubat.

Alamat santrendelik terletak di Jl. Kalialang lama IX Sukorejo, Kec. Gunung Pati, Kota Semarang. Berdiri di atas tanah kurang lebih 5023 m2 hasil dari wakaf keluarga salah satu dosen ekonomi senior Undip dan para donatur santrendelik. Dan sekarang santrendelik semakin bertambah luas.

Jika kita mengunjungi santrendelik pada pagi/siang/malam hari di saat tidak ada agenda , maka yang ada hanya hamparan pohon jati yang dihiasi beberapa bangunan sederhana seperti masjid 1000 pintu taubat, joglo, dan kandang kambing.

Untuk publikasi, santrendelik memanfaatkan media online dan offline. Media online dengan membuat akun-akun media sosial santrendelik seperti Web, FP, Twitter, IG, channel YouTube sampai bekerja sama dengan saling sapa.com dalam syiar dakwah. Yayasan Darul Qur’an Nusantara pun tidak ketinggalan menjadi media partner santrendelik.

Untuk pengenalan tentang santrendelik saya rasa cukup. Lanjut ke pembahasan yang lain.

program-program yang ada di santrendelik yaitu :
Program mingguan:
Beberapa program mingguan yang saya ingat adalah Nongkrong tobat , kajian Hikam, tahsin, TPQ, club malam (tahajjud bersama) dll.
Sampai sekarang para pengurus dan relawan terus berinovasi membuat program-program yang bermanfaat untuk pemuda (dari usia balita sampai dewasa) seperti literasi, mendongeng dan lain sebagainya.

Program amal :
Ada Bank kambing santrendelik (diresmikan oleh pak DIS), celengan santrendelik, wakaf, dll

Program Tahunan
Untuk program tahunan ada agenda :
1. Camp Qur’an untuk adek-adek SD-SMP, semacam pesantren kilat.
2. Nongkrong tobat spesial ramadhan (bukber, tarawih, QL sampe sahur bareng)

Nah nongkrong tobat ini spesial mengundang da’i dan artis ibu kota. Mereka sharing pengalaman, hikmah hijrah kepada para tobaters . Seperti bunda Neno Warisman, Peggy Melati Sukma, Caesar (setelah tidak berjoget dulu), Dik Doank, Derry Sulaiman dan yang “langganan” adalah duet maut humor sufi antara budayawan Prie GS dan Gus Candra Malik.

3. Qurban Santrendelik
Tobaters adalah sebutan untuk jama’ah nongkrong tobat (sudah berganti nama beberapa kali sampe akhirnya dapat istilah tobaters). Berawal dari keresahan para penggagas yang terdiri dari pengusaha muda dalam melihat kondisi kekinian di masjid-masjid yang sepi jama’ah saat sholat maupun kegiatan keagamaan, tidak banyak anak muda yang mau sholat wajib berjama’ah ke masjid, masjid sepi meski sudah iqomah, lebih-lebih saat sholat subuh. Singkat cerita akhirnya tercetuslah ide mendirikan santrendelik, pesantren kontemporer yang berbeda dengan pesantren pada umumnya sebagai salah satu solusi, inovasi dalam penyebaran dakwah dengan sasaran anak muda. Karena objek dakwahnya adalah para pemuda maka para penggagas santrendelik menggandeng ustadz muda sebagai pengasuh dan penasehat yaitu Ustadz Riyadh Ahmad Al-Hafidz yang sekarang beliau adalah pengasuh pondok pesantren Tahfidz Qur’an DO’AQU Semarang.

Yapssss dari sekian banyak agenda, yang paling “digemari” adalah “nongkrong tobat” yang akan saya ulas. Diawal….. sudah saya singgung sedikit apa itu “nongkrong tobat”, tempat nongkrong nya anak-anak muda zaman now yang ingin bertaubat (dalam artian ingin lebih baik). Nongkrong tobat adalah pengajian/majlis ilmu yang dikemas dalam bentuk kekinian, “tanpa sadar” kalau kita sedang mengikuti pengajian dengan berbagai tema yang up to date dan bahasan yang disampaikan dengan cara-cara “gaul”, materi dakwah yang ringan sehingga mudah dipahami anak-anak zaman now.

Diagendakan setiap kamis malam dengan berbeda tema, ada humor tobat diisi Prie GS setiap 1 bulan sekali_ , standup religy _tema yang paling dinanti-nanti tobaters_ dan lain sebagainya. Di santrendelik, siapapun boleh mengaji , bahkan dianjurkan untuk mengajak teman sebanyak-banyaknya. Boleh memakai baju trendy, tidak harus dengan baju koko dan berpeci. Bahkan anak-anak “nakalpun” boleh ikutan mengaji , asalkan punya niat untuk mau berubah . Jadi, di santrendelik tidak semua orang sudah baik tetapi yang ada adalah orang yang berusaha untuk menjadi baik, lebih baik dan semakin baik.
Para tobaters didominasi oleh mahasiswa sekitar lokasi yaitu Unnes, Undip, USM, IAIN, unwahas dll. Sehingga jama’ahnya tidak hanya dari kota sekitar namun berbagai daerah di Indonesia. Para tobaters dipersilahkan untuk lesehan ataupun duduk. Pengajiannya santai bahkan boleh sambil makan. Tobaters Ikhwan dan akhwat duduk terpisah.
Gambaran acara nongkrong tobat santrendelik, kurang lebih seperti ini:
Sholat isya’ berjama’ah di masjid 1000 pintu taubat. Setelah selesai para tobaters pindah ke joglo tempat nongkrong tobat dan dipersilahkan untuk mengambil makanan/minuman yang telah disediakan.

Nongkrong tobat dibuka oleh MC kondang Gus dur (duryanto) dengan Alfatihah dan mendo’akan orangtua, pewakaf, donatur, ulama dan untuk kebaikan negeri ini. Kemudian dilimpahkan ke moderator yang tidak bosan-bosannya berkisah tentang santrendelik mulai dari sejarah, program dan pengumuman lainnya.
Kemudian sang moderator meminta ustadz Riyadh memberikan motivasi, nasehat/tausyah. Langsung ke acara yang dinanti yaitu acara inti oleh pembicara, diselingi dengan hiburan band musik biasa saja*ditutup dengan do’a dan sedekah. #ini waktu dulu , kalau sekarang kurang tahu karena belum ikutan lagi semenjak dari tanah Celebes.
Inti dari pemaparan saya adalah bahwasanya sampaikan kebaikan dengan cara yang elegan, bertahap, sesuai dengan objek dakwah kita, termasuk materi dakwah yang harus kita perhatikan. Boleh menggunakan media apapun, selama tidak menyimpang dari syari’at. Jangan sampai objek dakwah kita kabur duluan gara-gara cara kita mengajak langsung dengan “ekstrim”. Dan yang terpenting kita sudah berusaha menyeru kebaikan, sekecil apapun itu Insyaallah sudah bernilai ibadah di sisi Allah, masalah ajakan kita diterima atau tidak itu urusan belakangan. (Pesan ini sesungguhnya lebih untuk diri sendiri)

Undzur maa qoolaa walaa tandzur man qoolaa. Lihatlah apa yang disampaikan, jangan melihat siapa yang menyampaikan.

ANIK ROCHIMAH

About Admin

Check Also

Al-Quran Dan Akhlak

Al-Qur’an dan Akhlak Subuh itu luar biasa, istimewa. Ada peralihan, tanaffas= nafas baru artinya subuh ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *