Deprecated: Function eregi() is deprecated in /home/kamussma/mjr-sjs.net/wp-blog-header.php on line 7
Skizofrenia – MJR-SJS
Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates
Breaking News
Home / Pengetahuan Umum / Skizofrenia

Skizofrenia

Skizofrenia
via http://assets.kompasiana.com

Assalamualaikum…..

Pernahkah teman-teman mendengarkan tentang skizofrenia? Berasal dari kata skizo (retak) dan freni (jiwa) jadi penyakit ini diartikan sebagai jiwa yang retak…atau mungkin kalau orang awam menyebut penderitanya sebagai “orang gila” disebabkan oleh ketidakseimbangan neurotransmitter dopamin di otak.

Gejalanya, salah tiganya sering tertawa atau bicara sendiri karena mendengar atau melihat sesuatu yang tidak jelas sumbernya (nah, itu yang namanya halusinasi) atau yang sering mengatakan dirinya adalah Bill gates atau seorang nabi tapi kenyataannya tidak (itu yg disebut waham kebesaran) atau yang tiba-tiba mukul dan marah tanpa alasan yang jelas (namanya perilaku kekerasan)

Sekarang pertanyaannya adalah apa yang ada dipikran teman-tema mendengar gejala-gejala diatas? takutkah kalau bertemu mereka? Menghindarkah? Lalu seberapa sering kita lihat anak-anak kecil lari berhamburan ketika melihat orang dengan gangguan jiwa sambil meneriakkan “orang gila”? Seberapa sering orang mulai saling berbisik saat melihat si orang tersebut dikeramaian? Lalu berapa banyak dari mereka yang dipasung dan dirampas haknya?

Fakta :
– penderita gangguan jiwa lebih suka tinggal dirumah sakit karena merasa tidak diterima di masyarakat.
– bnyak yang mengalami kekambuhan karena masyarakat dan kekuarga tidak siap akan kehadiran mereka setelah dipulangkan dari RS.

Inilah yang kita sebut stigma …. kondisi ini rasanya bisa saya katakan kondisi masyarakat yang sedang tidak sehat atau karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit gangguan jiwa??. Bukankah Islam itu agama yang sangat menjunjung tinggi nilai keharmonisan antara satu manusi dengan lainnya?? Sebagaimana dalam . Surah Al Hujurat “bahwa sesungguhnya manusia itu bersaudara sebab itu perbaikilah hubungan antata kedua saudaramu itu”. Bukankah islam melarang untuk mencela, mengutuk dan berkata kasar?

Asal diketahui bahwa mereka sebenarnya punya fase dimana bisa berpikir dan bertingkah laku dengan normal.Stigma masyarakat mungkin sangat sulit untuk diubah krna tanpa dukungan orang-orang yang betul-betul perduli. Mungkin saat ini kita bisa mulai dengan mengganti sebutan “orang gila” dengan ODGJ (Orang dengan gangguan jiwa) sesuai dengan undang kesehatan jiwa.

Sekedar mengigatkan yang pernah nonton film “beautiful mind” tentang john nash penemu teori equilibrium (correct me if i was wrong ya….) yang juga menderita skizofrenia dengan halusinasi dan waham selalu dikejar agen-agen rahasia yang sebenarnya tidak nyata. namun dengan dukungan istrinya ia menjadi penerima nobel akan teorinya tersebut….

Bukti bahwa ODGJ bisa hidup dengan normal dan produktif…wlaupun mungkin harus mengkonsumsi obat sepanjang hidupnya tapi apa bedanya dengan penderita hipertensi dan diabetes yang juga harus mengkonsumsi obat seumur hidupnya ….(1 bukti lagi betapa stigma masyarakat sangat tinggi trhdap pnderita ODGJ )

Negara berpenduduk muslim terbesar ini apakah harus selalu mencontoh dalam kasus ini pada negara dimana islam sangat minoritas seperti di amerika sana dimana lingkungannya sudah dipersiapkan sengan terapi milieu untuk penerimaan ODGJ agar dapat bekerja lagi ditengah masyarakat….

Sekali lagi mereka tidak akan sembuh hanya dengan obat…butuh dukungan dari keluarga dan masyarakat…

STOP STIGMA…… INDONESIA SEHAT JIWA#LIVING WITH SCHIZOPHRENIA

By Buanasary Andy

About Admin

Admin komunitas MJRS-SJS. Sebuah komunitas yang berupaya membiasakan diri dengan one day one juz + dzikir + Qiyamullail. Selain itu, ada program-program menarik dalam komunitas ini seperti kulsap (kuliah whatsapp), Bedah Buku, Bedah Film dan Kajian Telegram.

Check Also

https://www.dompetdhuafa.org

Rohingya

with Theme : Rohingya Facilitator : ARH (Social Development Manager of Dompet Dhuafa) Moderator : ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *