Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates
Breaking News
Home / Pengetahuan Umum / Spiderman

Spiderman

via gamedevprofessor.com
via gamedevprofessor.com

Ialah SPIDERMAN, manusia berkekuatan super yang diperankan oleh seorang anak muda bernama Peter Parker. Bak laba-laba, ia dianugerahi kemampuan melompat dari satu gedung ke gedung lain, mengeluarkan jaring dari tangannya, memiliki insting dan sensitifitas yang tinggi dalam mengawasi kondisi sekitarnya. Banyak orang kagum kepadanya karena iaselalu datang di saat-saat genting, ia datang memberikan ketenangan ketika yang lain gelisah, menyelesaikan masalah tanpa masalah *JasaRaharja.

Sesungguhnya itulah pekerjaan Spiderman,mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki demi melindungi dan menghadirkan rasa aman orang-orang disekitarnya. Tidak banyak orang-orang yang mampu memanfaatkan potensi/bakat dalam dirinya kepada momentum historis yang kemudian mengantarkannya kepada predikat kepahlawanan. Namun berbeda bagi Spiderman, ia mampu mempertemukan antara bakat, waktu, dan situasi menjadi satu padu.

Kita mulai bedfil pertama dari Serial SPIDERMAN 1, tepatnya ketika Ia dianugerahi kekuatan besar dan ada kesempatan untuk mencegah kejahatan, namun ia menyia2kan kesempatan itu. Akhirnya ia harus menerima pil pahit, bahwa sang paman, Uncle Ben meninggal dunia akibat ditembak oleh perampok yang sebelumnya ia temui. Memang sepertinya segala perubahan itu akan tercipta jika ada hal2 yang mampu mendorongnnya. Peristiwa itulah ditambah nasehat dari sang Paman yang selalu diyakininya bahwasannya, “seiring datangnya kekuatan besar, tersimpan tanggung jawab besar” menjadi motivasi terbesar bagi dirinya untuk memilih jalan hidup sebagai sebagai seorang superhero sejati, Spiderman Sang Pemberantas Kejahatan.

Banyak orang yang beranggapan bahwa Superhero bisa segalanya, ia bisa menyelesaikan semua persoalan dengan mudah dan cepat bak Dewa Naga dalam film Dragon Ball yang bisa mengabulkan segala permintaan hanya dengan kedipan mata. Ajaib memang, tapi sayangnya itu hanya ada dalam film. Namun kita juga harus ingat bahwa SPIDERMAN,dibalik nama besar kepahlawanannya itu ia sama seperti kita. Ia juga Seorang manusia biasa, tak luput dari kesalahan dan dosa. Ia bukanlah malaikat dari langit yang diturunkan ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan instant, karena tidak ada di dunia ini yang serba instant. Mie instant saja juga perlu dimasak dulu sebelum akhirnya bisa kita nikmati.

Semoga masih ingat kepada kisah lainnya pada SPIDERMAN 2, yaitu ketika Spiderman berusaha menghentikan laju Kereta Api sebelum terjatuh ke bawah / keluar lintasan. Ia pingsan sesaat karena kelelahan kehabisan tenaga setelah berhasil menghentikan laju KA itu. Dari moment itu kita belajar bahwa superhero juga sama seperti kita, manusia yang sampai kapanpun akan selalu ketergantungan kepada pertolongan oranglain.

Berikutnya kita berarkeologi jiwa dengan Serial SPIDERMAN 3, saat2 ketika Spiderman secara tiba2 berubah menjadi arogan kepada siapa saja yang tidak ia sukai, tidak hanya lawan bahkan sahabat & kekasihnya sekalipun. Selanjutnya kita sedikit mundur lagi ke belakang pada Serial Spiderman 2, yaitu ketika ia merasa galau dengan banyaknya persoalan pribadiyang dialami hingga akhirnya memilih kembali menjadi seorang manusia biasa seutuhnya, ia ingin melakukan hal2 apapun yang ia sukai tanpa dibebani oleh masalah orang lain atau bisa dibilang PENSIUN (Futur) sebagai Spiderman. Sayyid Quthub bilang, “Kau mulai jemu berjuang, lalu kau tinggalkan senjata dari bahumu”.

Konsekuensi seperti itulah yang harus diterima seorang superhero. Akan ada banyak pengorbanan, resiko, juga tanggung jawab yang harus diemban, namun sesungguhnya disaat itu pula kebesaran hati seorang manusia diuji. Apakah ia berani mengorbankan dirinya demi orang lain??? Dan ternyata tidak bagi Peter Parker. Karena ia tidak menginginkan kekasih hatinya dan seluruh warga kota New York menjadi korban kejahatan, akhirnya ia memilih kembali menjadi seorang superhero, Spiderman sang penyelamat umat manusia.

Itulah akhir cerita kepahlawan dari Spiderman, kembali menjadi penyelamat umat manusia sampai kapanpun karena memang itulah jalan yang telah ditakdirkan kepadanya sebagai superhero bahwa, “siapa diri kita ditentukan oleh kita sendiri. Selalu ada pilihan dalam kebenaran”, begitulah katanya. Cinta akankebenaran ini pula yang ketika seseorang mengambil jalan yang salah mampu membuatnya kembali kepada Jalan yang benar, dan terus melakukan perbaikan atas kesalahan2 sebelumnya. Karenanya bersyukurlah orang2 yang hatinya sudah dikenalkan dengan Nilai2 Kebenaran akan ajaran Islam, berapa kalipun mereka melakukan kesalahan, masih ada kesempatan baginya untuk kembali kepada jalan yang benar.

Yang harus kita catat dan ingat baik2 disini bahwa tidak semua pekerjaan mampu diselesaikan oleh Spiderman seorang diri maupun superhero lainnya, tidak pula selamanya berkata benar dan melakukan kebaikan karena Spiderman juga manusia biasa, ia sama seperti kita yang kapan sajabisa berbuat salah. Ada saat2 ketika ia juga membutuhkan pertolongan sama seperti kita. Dan yang membuat berbeda kita dengannya adalah ia diberikan kekuatan dan kesempatan melebihi kita manusia biasa untuk melakukan pekerjaan2 besar. Semangat Kepahlawanan, yang kata Sapardi, “Telah berjanji kepada sejarah untuk pantang menyerah”. Pahlawan yang, kata Chairil Anwar, “Berselempang semangat yang tak bisa mati”.

Itulah pelajaran yang bisa kita ambil dari Film Trilogy Spiderman bahwa kisah perjuangan superhero atau pahlawan manapun bukan untuk dikagumi,melainkan untuk diteladani tentang arti pengorbanan, keberanian, dan konsistensinya sebagai SUPERHERO Sejati. Maka, Jadilah PAHLAWAN Itu!

Referensi Pendukung: Serial Kepahlawanan AM

About Admin

Admin komunitas MJRS-SJS. Sebuah komunitas yang berupaya membiasakan diri dengan one day one juz + dzikir + Qiyamullail. Selain itu, ada program-program menarik dalam komunitas ini seperti kulsap (kuliah whatsapp), Bedah Buku, Bedah Film dan Kajian Telegram.

Check Also

kemenangan

31 Desember Kemenangan Hakiki

Assalaamu’alaikum Wr. Wb. Selamat sore ikhwafillah Maaf sekali karena sudah lama menunggu untuk terbitnya kulsap ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *