Breaking News
Home / Pengetahuan Umum / The Ulama Kartografer

The Ulama Kartografer

images (4)

Kartografer adalah sebutan para ahli Pembuatan peta. Peta menurut berbagai ahli diartikan sebagai gambaran sebagian atau keseluruhan permukaan bumi yang digambarkan di bidang datar dengan perbandingan tertentu.

Peta kabarnya sudah ada sejak dulu. Orang yang disebut sebagai pembuat peta yg pertama bernama Ptolomeus. Sebenarnya yang dibuat Ptolomeus adalah garis garis di tanah sebagai jawaban orang nyasar yang bertanya kepadanya. Sejak itu Bangsa Yunani kuno mulai memetakan bumi lengkap dengan mitologi mereka.

Peta ini kemudian diadopsi Bangsa Romawi sebagai guide untuk menginvasi bangsa lain. Kabarnya peta inilah yang menjadi dasar peta yang ada saat ini. Betulkah begitu?

Hampir tidak ada buku tentang peta yang membahas para Ulama kartografer. Padahal mereka lah yang meletakkan dasar perpetaan di masa kini. Nama pertama yang mungkin perlu diingat adalah Ibnu Ghardzadabah yg wafat pada 300 H. Di karyanya juga telah dijelaskan bentuk bumi yang bulat.

Seorang Ulama kartografer lainnya bernama Abu Ishaq darj Ishtakhr, Iran. Ulama ini telah berjalan hingga Samudra Atlantik, dengan bantuan peta yang dibuat oleh Abu Zaid Al-Balkhi. Nama terakhir ini merupakan ilmuan Islam pertama yang menggambar peta berbagai wilayah. Beliau wafat tahun 322 H.

Untuk urusan pemerintahan, wazir amir Khurasan yang bernama Abu Abdillah Al Jihani juga membuat peta. Beliau juga memanfaatkan informasi dari orang orang asing yang berkunjung ke negaranya. Sehingga muncullah peta yang memuat lengkap 7 wilayah bumi beserta jalan dan rute mencapainya.

Ilmuan lainnya bernama Muhammad bin Ahmad Al-Maqdisi. Di peta yang beliau buat juga telah dilengkapi dengan skala jarak dengan satuan farsakh. Beliau mengatakan peta yang beliau buat diperlukan bagi ulama atau umaro yang sedang Safar. Peta ini kemudian banyak dipuji oleh ilmuan barat.

Nama terakhir adalah nama yang seharusnya paling dikenal namun tertutupi oleh sejarah. Sebuah peta yang lengkap, dengan satuan mil dan farsakh, yang kemudian menjadi dasar dari peta saat ini. Peta ini adalah hadiah bagi Roger II, penguasa Sisillia. Selanjutnya peta tersebut dibuat ulang di kertas lainnya lalu dijadikan dasar pembuatan globe pertama di dunia dari bahan perak dengan massa setara 400rb Dirham. Beliau bernama Muhammad bin Muhammad Al Idrisi. Kata “Idrisi” sendiri diabadikan menjadi nama software pembuat peta berdasarkan data citra.

Semoga bermanfaat

12/02/2019
Di kolong langit Kota Daeng
MFI

*Referensi: Orisinalitas Ilmu Geografi, Suara Hidayatullah edisi Januari 2019 hal. 86-87

About Admin

Check Also

Mr. Sjafruddin Prawiranegara dan PDRI

Pada tanggal 19 Desember 1948 telah terjadi kevakuman pemerintah setelah Presiden Soekarno dan Wakilnya Moh ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *